BIAR NGGAK NGELANGUT …
Mulai malam ini image header blog saya ganti dengan yang lebih ‘cerah’ dan ‘bersemangat’. Gambar default dari theme yang saya pilih (Misty Look) terkesan ngelangut, sedih, sayu. Saya ingin suasana yang lebih ceria dan hidup, seperti karakter saya (halah!). Saya memperoleh beberapa foto dari buku “Tropical Houses, Living in Natural Paradise” karya Tim Street – Porter. Banyak foto buaguus-buaguus, sampai saya kebingungan mau milih yang mana. Akhirnya terpilih 4 ‘nominator’, salah satunya yang saya set sekarang ini. Beranda pada image header yang saya pilih terdapat pada bangunan milik Count de Mauny, terletak di pulau Taprobane, Ceylon.
Empat nominator tersebut saya tampilkan foto seutuhnya di bawah ini. Anda suka yang mana?
Kalau foto di bawah ini beranda rumah saya sendiri (jelas nggak masuk nominasi …)














Wahh saya malah pilih beranda rumah merpati (merpatinya nggak kelihatan?)…..lebih indah, mungil dan menggambarkan kelincahan penulisnya.
Terimakasih Mbak Enny ….
Wah, Mbak Enny ternyata visitor pertama yang mendapatkan hadiah novel nih, meskipun pada saat posting komentar, woro-woro pemilihan foto beranda belum saya ‘gong’kan.
Mohon dikirimkan alamat rumah Mbak Enny ya, novel akan segera saya kirimkan (tapi jangan ditertawakan, wong ini novel jaman saya masih muda …. sekarang masih muda juga sih, tapi nggak semuda dulu, he he).
Wahh mbak Tuti, makasih banget…soalnya rumah merpatinya cantik, mungil dan bikin gemas…..
O, iya alamat saya …. akan saya kirim lewat e-mail.
Terimakasih Mbak Eny. Rumah itu terletak di Perumahan Pesona Mentari, Jl. Kaliurang Km 9. Kalau Mbak Eny ke Sendik BRI Yogya, silahkan mampir. Itu ‘rumah mainan’ saya, jadi semua memang serba kecil dan centil (he he … ). Isinya buku, VCD musik & film, lukisan, boneka, bunga, pita dan renda, pokoknya gitu deh (soalnya waktu kecil saya pengin punya rumah-rumahan nggak kesampaian …. dulu rumah-rumahan saya tempat tidur yang diselubungi kain-kain batik ibu).
Saya sendiri tinggal di Yogya bagian selatan.
Untuk novelnya, mohon ditunggu dalam waktu kira-kira 1 minggu. Tapi sekali lagi, ini novel jadul …
kalau saya milih yang panchoran bu, lebih ke alam sekali dan pemandangannya sangat cantik. Bukan berarti saya tidak suka “rumah merpati” lho bu……..
Pilih Panchoran ya bolah-boleh saja … namanya juga selera. Saya juga suka Panchoran kok (kalau nggak kan nggak saya masukkan nominasi). Novelnya besok saya titipkan ke Rektorat ya, Mbak Hana. Atau mau ambil sendiri sekalian mampir ke rumah saya?
[...] rumah, saya tertarik pada rumah merpati, yang merupakan berandanya rumah mbak Tuti di Yogya. Berandanya mungil, diisi dua kursi, dengan latar belakang tanaman suplier, serta anggrek yang sedang berbunga. [...]
Urutan pilihan saya: Panchoran, Tangale, Taprobane, terakhir Good Hope. Salam kenal Bu.
Hallo Irna,
Ok, berarti pilihan pertama Panchoran ya. Cukup banyak juga yang memilih beranda ini. Tolong kirimkan alamat rumah/kantor Irna ke emailsaya ya : tuti_nonka10@yahoo.com
Hadiah novel akan saya kirim kira-kira satu minggu lagi.
Salam kenal juga, terimakasih sudah berkunjung.
Salam Bu,
Kalo ira pilih phancoran juga bu, hmm tampak nyaman sekali untuk bersantai di beranda, apalagi kalo lebaran atau acara keluarga, waaaaaaaaaaaah kayanya cukup untuk menampung semua, dan kayanya qt bisa duduk lesehan tiudr2an sambil baca novel juga di lantai kayu nya.
Hallo Ira, Panchoran memang banyak dipilih oleh visitor blog ini. Memang bagus ya? Adem dan memberikan ketenangan. Meskipun ’sayembara pile-pile beranda’ sudah lewat, saya akan tetap mengirimkan novel “Keberangkatan” jika Ira menginginkannya. Silahkan kirim alamat Ira ke e-mail saya : tuti_nonka10@yahoo.com
Terimakasih sudah mengunjungi blog saya.