Anda punya binatang peliharaan? Konon kata para ahli, memiliki binatang kesayangan akan membuat seseorang lebih bahagia, dan memiliki perasaan yang lebih peka. Bener juga sih, sebab berkomunikasi dengan binatang peliharaan hanya bisa dilakukan dengan ‘sambung rasa’, bukan ‘sambung kata’. Meskipun binatang yang sudah terlatih bisa mengerti perintah yang kita berikan dengan kata-kata, tapi yang mereka tangkap adalah nada dan intonasi suara kita, bukan arti kata-kata yang kita ucapkan (yah, kan belum pernah ada kamus bahasa binatang – manusia …
).
Kucing dan anjing adalah binatang kesayangan yang paling banyak dipelihara. Penampilan mereka yang lucu (meskipun ada juga yang serem), dan kemampuan kedua jenis binatang ini berinteraksi dengan manusia adalah faktor utama yang membuat kucing dan anjing menjadi kesayangan orang. Anjing lebih cerdas dan memiliki kesetiaan yang lebih kuat kepada pemiliknya dibandingkan kucing, tetapi banyak orang takut pada gigitannya, karena anjing bisa menyerang orang. Kucing lebih jinak, suka bermanja-manja, tapi lebih egois. Anjing mengabdi pada pemiliknya, pemilik kucing mengabdi pada kucingnya …
Saya pecinta kucing (kayaknya sudah banyak yang tahu
). Kalau melihat kucing yang imut dan lucu, hmmm ….. gemesss bangeet …. Pengin ngelus-elus, nguwel-uwel
. Seperti kucing ini misalnya :
Tanggal 19-20 Maret yang lalu di gedung UC (University Club) UGM dilaksanakan Anniversary 1st JCC (Jogja Cat Carnival). Festival kucing ini diselenggarakan oleh KSHK (Kelompok Studi Hewan Kesayangan) Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Acaranya cukup menarik, ada fashion show, lomba makan, lomba lari, kontes kemontokan, vaksinasi gratis, dan seminar mengenai cara merawat serta melatih kucing kesayangan.
Ketua KSHK UGM, Okky Rahmat, mengatakan festival ini sebagai ajang bertukar informasi antar pecinta kucing di Yogyakarta. Memelihara kucing sudah menjadi gaya hidup sehingga perlu berbagi informasi dan pengalaman dengan pecinta kucing lainnya.
Prof. Dr. drh. Ida Tjahayati, Direktur Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi mengatakan, pemeliharaan dan perawatan kucing tidak bisa dilakukan sembarangan. Pemberian pakan, vaksinasi, dan grooming harus dilakukan dengan cermat dan sesuai dengan kebutuhan kucing. Pemeriksaan kucing ke dokter hewan harus dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika kucing sakit. Pemberian vaksinasi sangat penting, agar kucing tidak terkena penyakit seperti Feline Rhinotracheitis, Feline Panleukopenia, Feline Calicivirus, dan Rabies.
Di Yogya terdapat dua komunitas pecinta kucing, yaitu JCC (Jogja Cat Carnival) dan ICA (Indonesian Cat Association). Ulang tahun pertama JCC kemarin diikuti oleh 80 peserta, menampilkan berbagai ras kucing seperti anggora, persia, scottish, bengal, sphinx, dan maine coon. Juga digelar bursa penjualan kucing beserta segenap peralatan dan keperluan kucing, yang sudah pasti semuanya lucu-lucu …
Kucing jantan yang siap kawin ini dijual dengan ‘mas kawin’ sekitar 1 juta …
Kucing-kucing yang masih balibu (bawah lima bulan) ini sangat suka bermain-main dengan menubruk apapun benda yang bergerak …
Saya tidak sempat mengikuti acara pada hari pertama yang berisi seminar, lomba makan dan lomba lari. Nyesel juga sih
. Tapi kekecewaan saya terobati ketika pada hari kedua saya bisa melihat kucing-kucing yang dijual di bursa maupun yang diikutsertakan dalam cat show. Harga kucing yang dijual sangat beragam, mulai dari anakan kucing umur dua bulan seharga 400 ribu sampai kucing maincoon dewasa dari Amerika seharga 70 juta!
Penjual yang melihat saya senang bermain-main dengan anak kucing bilang, “Ambil aja Bu, cuma 1,2 juta kok. Sudah divaksinasi juga … “. Saya tersenyum saja. Belinya bisa, tapi merawatnya? Di rumah saya tidak ada lagi tanah kosong, jadi kucing harus dipelihara di dalam rumah. Lagipula kucing semanis dan selucu itu kalau dibiarkan bermain lepas di luar rumah insya’allah akan hilang diambil orang. Nah, memelihara kucing di dalam rumah itulah yang rasanya saya tidak punya waktu
Mami, dongengin cerita pengantar bobo’ dong … miaoow …
Aku juga perlu manicure dan pedicure loh …
Banyak orang tidak suka kucing karena kucing suka mencuri makanan. Sebenarnya kucing bisa dilatih sejak kecil untuk tidak mengambil makanan yang bukan ‘hak’nya, yaitu dengan memberikan makanan cukup pada jam-jam tertentu. Kucing juga harus diperingatkan begitu dia terlihat akan naik ke atas meja. Kucing saya dulu, begitu akan naik meja saya teriaki dengan “Ssst … !!” sambil saya ancam dengan posisi jari yang siap menjentik telinganya. Biasanya dia akan pelan-pelan mundur sambil menundukkan wajahnya dengan malu …
Cara membuang kotoran juga harus dilatih sejak kucing masih kecil, yaitu dengan membawanya ke kotak pasir. Ada juga kucing yang bisa dilatih membuang kotoran di kamar mandi (wah, pinter sekali kalau yang seperti ini …
). Lalu supaya kucing tidak mencakari jok kursi, sediakan kayu khusus sebagai ajang dia mengasah kukunya. Pokoknya, kalau tahu bagaimana cara mendidik kucing, si pus akan menjadi hewan piaraan yang manis tidak saja penampilannya, tapi juga kelakuannya.
Miaooow ….
*Ada yang nitip majang foto kucing kesayangannya nih
*
Wah … Miu ngintip belalang ya?
*Miu dan majikan, eh kebalik.. Miu dan pengurusnya.. hihihi.. *
“ngupil pake’ lidah, kereeeennn.. *





..

orang yang memelihara kucing pastinya penyayang, kayak saya ini… hihihi…
itu menurut majalah yang saya baca lho, bukan ngasal..
saya sih udah lama pelihara kucing, meski cuman kucing kampung biasa..
ras dan fisik kucing boleh beda, tapi sifatnya gak beda jauh lah..
bangsa kucing suka dielus2, terutama di bawah dagu ama lehernya tuh..
dan saya lebih seneng pelihara kucing betina, soalnya kucing jantan suka ribut dan kelahi mulu..
belum lagi kalo bikin masalah dengan menghamili kucing tetangga, kan repot.. ^^
..
pokoknya I love kucing..
..
Tuti :


…
Uhuyy … ada cowok penyayang nih (kayaknya juga belum punya pasangan). Hellow … cewek-cewek, ada yang pengin kenalan?
Ternyata kucing dan manusia gak banyak beda ya, yang jantan suka ribut dan kelahi mulu … Bedanya, kalau kucing jantan menghamili kucing betina tetangga, gak ada yang protes. Coba kalau manusia
…
Iya, iya … boleh kok love kucing. Eh, kemarin pas Valentine kasih kembang gak sama si kucing betina? Hihi …
kucingnya mbak Tuti yang mana?
kami dulu juga pernah piara kucing, kucing kampung biasa kok,
biar kucing kampung dikasih nama keren2 lho, ada Maldini, Giuseppe he..he… penggemar Liga Itali
Tuti :
Saya sekarang nggak punya kucing, Mbak. Itu semua foto kucing di festival JCC kemarin …
Kucing kampung kalau sudah masuk rumah gedongan jadi kucing gedongan juga kan? Wuih, nama kucing Mbak Monda keren-kereen …. ngalahin nama artis
kucing lebih manja drpd anjing…. makanya saya tidak suka. Wong anak-anak manja ke saya aja kadang saya marahin hihihi. **Ngga suka orang manja**(loh kok jadinya ke orang sih
)
EM
Tuti :

Catet : jangan bermanja-manja sama Mbak Imel, nanti dikira kucing (lho?)
Manjanya kucing beda sama manjanya manusia yang kolokan dan kekanak-kanakan kok Mbak. Kalau itu saya juga sebel. Manjanya kucing cuma suka disayang dan dibelai …
perihal mahluk yang satu ini hampir sama tabiatnya dengan kita,hanya 1 atau 2 yg membedakan,barangkali akal.Dirumah saya banyak kucing bersliweran yg tak jelas siapa empunya,ada yang bertabiat manis dan malu2,ada yang bertabiat ‘sangar’ seakan akan jagoan,bahkan masuk kedapur tanpa salam,mengacak acak sampah,barangkali ada sisa makanan.
Yang paling bikin mangkel,buang hajat sembarangan,di garasi atau di carport.Ya namanya juga kucing….
Tuti :
. Nah, kalau kucing yang masuk dapur pakai bilang “assalamu’alaikum”, nanti penguhni rumah malah pada lari ketakutan 

Yang malu-malu, memang sifat kucing, makanya ada pepatah “malu-malu kucing”
Di garasi dan di carport dipasang tulisan aja Mas : “kucing dilarang buang hajat di sini!”
kalo saya gak suka piara binatang bu. selain alergi ama bulunya (bisa bersin2 gak brenti), juga geli rasanya. hahaha.
kalo ngeliat gambarnya sih suka. lucu. apalagi kalo anak kucing/anak anjing. kadang suka bawa andrew ke pet shop juga, buat liat2 doang. tapi kalo suruh piara sih… gak mau ah…
Tuti :
Kalau alergi bulu binatang memang gak bisa piara binatang, Man.
Yang namanya anak-anak memang selalu lucu, anak manusia maupun anak binatang. Bahkan orang utan, yang bentuk dewasanya sama sekali nggak lucu, anak orang utan kelihatan lucu juga
Oooooooooh God, cats are cutee!
Aduuuuh bahagia banget kalo banyak kucing imut kayak gitu…
Tuti :
Hwehehe … ternyata Asop kompakan nih sama Ata
Sudah pernah nonton festival kucing? Bisa-bisa Asop nggak mau pulang … haha …
Kucing semata wayangku Namanya Jonkheer, umurnya 6 th, jenisnya Maine Coon Tabby, beratnya sekarang 35 pound (kira2 15 kilo)
Kayanya saat ini jadi kucing terbesar didesaku
Tuti :
. Jenis maine coon itu galak nggak sih?
Wah, kemarin ada juga kucing maine coon, memang gedee banget. Jonkheer beratnya 15 kg? Waw …. gak bisa ngebayangin segede apa. Mungkin kayak bayi macan ya Mbak?
Ngga galak blas, di uyel2 kaya apa senyum2 terus, bulunya panjang, klo dimandiin seneng banget, klo minta makan clanaku digigit dan ditarik ke dapur, trus suka nge claim bahwa “barang tertentu” itu miliknya, seperti kursi yg selalu Jonkheer duduki didapur, klo Ada yg duduk disitu pasti dia tungguin, begitu teman ku berdiri langsung dia naik kekursi itu
Tuti :
Haah?! Si Jonkheer bisa senyum-senyum? Suka dimandiin juga? Padahal banyak kucing takut air.
Hihihi … kucing suka tempat yang empuk dan hangat. Pasti kursi di dapur itu nyaman buat ndekem dia ya …
Waaa, anis gak ke festival itu bun..kebetulan pas banget kakak mudik. Padahal diajakin temen juga buat datang
Kalo kucing anis di rumah takutnya sama sapu bun, diancem acungan sapu pasti dah pada terbirit-birit. Tapi kalo sama ibuk, cuma dilirik tajam aja dah pada kabur
Sekarang anis baru suka sama jenis scottish bun, sukaa banget liatnya, tapi gak sukaa banget sama harganya, hehehe
Tuti :
Yeah, rugi banget nggak nonton festival kucing kemarin, Anis. Kucingnya lucu-lucu bangeets-ngets …
Ehm, berarti lirikan ibu Anis lebih serem dari sapu ya? Hihi … *piss*
Kucing bagus memang mahal, ya iyalah … Beli yang masih kecil aja Nis, jadi masih terjangkau harganya
waduhhh bunda…
ini dia perbedaan kita…
kalo saya geli aja ama kucing.. kalo liat lucu sih suka2 aja.. tapi kalo megang.. apalagi gendong, apalagi bobok bareng.. geliiiiii…..
mending bobok ama guling aja… hehehe
Tuti :
Itulah kekuasaan Tuhan, manusia diciptakan berbeda-beda. Kalau semua orang suka kucing, bakalan berebut dong. Sebaliknya, kalau tidak ada yang mau pelihara kucing, nanti kucing-kucing pada terlantar …
Kalau aku, justru ngelus bulunya yang halus itu yang mengasyikkan …
Kucing ?
hhmmmm …
dirumah ada satu kucing berwarna putih …
yang punya jadwal sendiri …
maksudnya …
dia akan datang kerumah … menunggu di sekitar rumah … pada saat-saat tertentu …
saat-saat tertentu dimana … waktunya untuk Makan …
hehehe
kami tidak memeliharanya di rumah … karena suka pipis sembarangan … akhirnya kami pelihara diluar saja … akibatnya dia bebas bermain … kemana saja …
tapi saat makan dia akan pulang kerumah …
Salam saya
Tuti :
Hehehe … kayaknya Om cocok kalau buka ‘dapur umum kucing’. Pasti menunya enak ya Om, sampai kucingnya jadi langganan gitu …
Kucing memang ada yang nyebelin (biasanya kucing liar yang nggak terdidik alias ‘salah asuh’). Tapi kucing yang dipelihara dan dididik dengan baik perilakunya juga akan baik kok Om. Kalau tetep nakal juga, barangkali dia memang keturunan ‘kucing penjahat’
. Laporin aja ke polisi, masukin ke penjara …
salam saya juga
waa…kucingnya lucu2 ya Bu…. *yg piara kucing di foto paling bawah juga ga kalah lucuu…hehe*
saat ini dirumah ada 1 kucing, si mPus namanya, dan sukanya nggadho tempe! hehe…
Tuti :


Iya, kucingnya memang lucu-lucu … Kalau nggak lucu kan nggak bakal laku dijual
Nah, kalau yang numpang nampang di foto paling bawah, memang lucu banget …
Baguslah si mPus di rumah Mbak Mechta sukanya nggadho tempe. Kalau nggado empal sapi kan mahal tuh …
waktu saya kecil, di rumah ada kucing yang suka datang dan lama2, dia benar2 tinggal di rumah kami. dia manja banget, dan maunya makan tongkol saja. tak mau ikan asin, apalagi tempe. setelah ia mati, ada lagi emak kucing yang numpang melahirkan di belakang rumah. salah satu anaknya jadi peliharaan kami. saya sayang sayang sama dua kucing itu, dan suka saya gendong2. tapi karena saya asma, suka dimarahi ibu karena bulu kucing bisa membuat asma saya kambuh. hehe, tapi saya kan suka gemes sama binatang. jadi tetep saya uyel2. hehe. sekarang di jakarta, ada bbrp kucing yg suka main ke halaman rumah. ada yang mirip dengan kucing saya dulu. miriiip banget, warna bulunya sama, gedenya juga sama. saya biasa panggil dia, tabby… hehe.
Tuti :
. Saya juga, kalau lihat kucing di manapun, pasti saya panggil. Kalau kucingnya jinak, mau disentuh, pasti saya elus-elus …
Perilaku penggemar kucing ternyata sama : suka nggendong dan nguyel-uyel
Dulu ada kucing saya yang nggak suka digendong, tapi saya suka maksa nggendong dia, sampai kadang kucing saya marah dan nyakar
Anakku juga punya meskipun bukan anakan anggora. Hanya lokalan biasa dan sudah di pelihara sejak umur 3 hari sampai sekarang sudah setahunan. Setiap pagi sebelum diberi sarapan selalu saja mengeong sambil mengelilingi kakiku.
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
Tuti :
Piara kucing memang nggak harus kucing mahal. Kucing lokalpun kalau dirawat dengan baik akan jadi hewan peliharaan yang menyenangkan.
Ya, kucing memang suka ngglibet kaki tuannya kalau minta sesuatu
waktu kecil punya kucing sih.
tapi entah kenapa pasca meninggalnya kucing terakhir saya
ndak diperbolehkan lagi melihara kucing.
padahal saya seneng banget sama kucing *kalau seneng buruan tembakj gih*
Tuti :

Wah, yang nggak ngebolehin piara kucing lagi siapa tuh?
Mungkin dia cemburu
Sudah sekitar sebulan ini rumah saya bebas kucing Mbak… Hiks… sedih deeeeh…. Kucing terpaksa kami hijrahkan meskipun diiringi derai air mata. Mau bagaimana lagi, suami gak suka kucing… hampir tiap hari ribut melulu. Kini cukup nonton gambar-gambar kucing di internet dan lihat foto-foto kucing-kucing kami dulu untuk sekedar mengobati kerinduan pada hewan ini….
Tuti :

Haduh … ikut sedih Mbak Ikah. Nggak bisa dicapai kata kompromi ya sama suami?
Ya sudahlah, nggak apa-apa. Kalau nggak boleh piara kucing lagi, sekarang ngumpulin foto, boneka dan patung kucing saja, kayak saya
ihhhhhhhh…………..cantik cantik kucingnya
Tuti :
Mm … memang
Dulu pernah sih melihara kucing,,, cuman setelah 8 tahun mati. Jadi gak pelihara lagi.. sedih jadinya….
Tuti :
Kenapa nggak pelihara lagi? Biar nggak sedih gitu …
Saya sih enggak suka-suka banget sama kucing, tapi kadang suka main sama kucing..
Lucu..
Tapi katanya kucing harus dirawat kebersihannya biar enggak menularkan toksoplasma..
Tuti :
Nggak suka-suka amat, tapi suka main sama si pus? Namanya suka dong …
Betul, kucing harus dirawat kebersihannya dan diperiksakan secara rutin agar tidak membawa penyakit bagi dirinya sendiri maupun bagi pemiliknya …
itulah kehebatan Miu bisa ngupil pake lidah
coba manusia mana yang bisa tapi apa jangan2 majikan Miu itu udah latihan juga ya bun?
*ngumpet di bawah kolong meja makan sambil sesekali melongok ke atas dan menjulurkan tangan*
Tuti :
Nah, coba tanya sendiri sama majikan si Miu itu, Jul
Awas, kalau melongok ke atas dari kolong meja nanti dicakar Miu loh …
lucu2 banget foto kucingnya bu!
saya jg dari kecil dulu piara kucing di rumah, sampe sekarang banyak kucing liar yg akhirnya jadi dipiara
bahkan ada yang toilet training dari kecil…dan sampe gede klo mau buang hajat ngeong2 di depan toilet kalo toilet tertutup…ngantri sama manusianya…wkwkwk
aduh, karena topiknya kucing saya jadi pengen ikutan komen (sering baca tulisan bu tuti tapi g pernah komen)
Tuti :


Untung saya nulis tentang kucing, jadi Mas Hery keluar dari persembunyian … hehe
Pinter ya kucing Mas Hery bisa diajarin bab di toilet. Kalau toiletnya lagi dipakai mandi, gimana tuh? Si pus bisa ya nahan hajatnya? Atau akhirnya ngompol? Hihihi …
Terimakasih sudh komen
[...] Sayang Kucing Yuuk … 1 hari yang [...]
kalao kucingnya kayak gini sich saya juga suka bun..
Tuti :
Emang yang nggak suka kalau kucingnya kayak apa?
Setahun jumialely [dot] com, dengan penuh penghargaan saya ucapkan Terima Kasih karena sahabat sudah pernah Menorehkan jejak cinta di rumah maya saya. I love You
Tuti :
Selamat ya atas ultah pertama jumialely.com
Terimakasih juga sudah berkenan mampir ke sini
saya juga termasuk penyayang kucing, binatang yang lucu dan manja itu
Tuti :
Horee … kita sekubu. Bikin fans club yuk
Saat masih kecil, karena rumah di kampung besar dan halaman luas, saya punya binatang peliharaan, termasuk kucing dan kelinci.
Setelah menikah, rumah dinas pas-pas an, ditambah suami dan anak-anak alergi bulu, terpaksa deh tak punya binatang peliharaan. Lha kasur aja, tak bisa kasur kapuk, juga tak punya karpet karena tak tahan bulunya….
Tuti :
Nggak apa-apalah Mbak, sekarang nggak piara kucing lagi. Penggantinya (suami dan anak-anak) lebih mendatangkan kebahagiaan daripada kucing kan?
Aku penyayang kucing
Cuma saat ini sedang tidak memeliharanya
Kalau ada kucing nyamperin ya kadang aku elus2 dan kadang di kasih makan
Tuti :

Bikin club sama Ata aja A’, sesama penyayang kucing
Pasti kucing-kucing pada senang mampir ke Mie Janda, soalnya yang empunya ramah dan suka kasih makan
Hehe, bisa aja ibu. Di sini saya punya teman yg sayang banget ama kucing. Nabi aja sayang kucing ya Bu.
Oh ya, ada yg anget banget bu di blog sederhana saya
Tuti :
Okee …. langsung meluncur ke KTP eh, TKP …
Kayaknya ada mie yang baru diangkat dari kompor nih … hehe …
Rasanya kenal sama kucing di foto terakhir itu.. dia Miu, yang kabur bersama anjing saya Enjoy.. :’(
Saya tidak suka kucing, karena saya suka anjing.. loh..
Tapi saya akrab dengan kucing tetangga saya dulu yang cantik, namanya Pussy, soalnya Pussy akur dengan anjing2 saya.. (kecuali soal makanan) hehe..
Tuti :
)
Hehehe …. kucing dengan anjing memang jarang akur. Bagus sekali kalau Pussy bisa akur sama anjing-anjing Clara
Iya, foto-foto yang di bawah itu Miu, numpang narsis sama pemiliknya (sebenernya yang pengin narsis pemiliknya, tapi biar gak kentara, Miu dipake buat alasan
saya juga penggemar kucing loh… wah tapi aku nggak terlalu suka “beli” kucing,… karena kucing jalanan banyak yg butuh diadopsi, mereka juga cakep2 kok… hihihi nggak kalah sama yg ikutan kontes…
Salam kenal yah Ibu dosen.. eh Ibu Tuti…
Tuti :
Betul Tia, banyak kucing jalanan yang terlantar dan perlu diurus. Baik sekali kalau Tia mau mengadopsi kucing-kucing itu. Memang kalau dirawat dengan baik, kucing jalananpun bisa tampil cantik
Salam kenal juga, Tia. Terimakasih sudah berkunjung
kucing saya, Neng Manis, kalo pipis dan BAB di kamar mandi, lho, Bu…di kloset pula. Jadi tinggal diguyur aja…hehehe…lucu ya? :p
Tuti :
Wah, pinter banget Neng Manis *angkat jempol*. Gimana kalau sekalian diajarin nyikat kamarmandi? Kan bisa meringankan kerja Isma
BUnda aku gak suka piara kucing.. sukanya anjing..
hehehe
Tapi kalo cuma main2 aja sih kucing seru juga bun buat diajak gojeg
Tuti :

Boleh aja suka anjing, Eka. Berarti Eka kompakan sama Clara, Mbak Imel, DV, dan teman-teman penggemar anjing lainnya
Hm … kucing bisa diajak gojek juga ya?
Hehehe…cerita Miau yang lucu…..Pengurus kucing yg fotonya di bawah postingan luga lucu mbak, hahahaha…..Miauuuuuuu…mau dong dielus kayak miauuuuu, qiqiqiqi…..
Mbak kalau photo2 ini di lihat putraku yang kedua pasti dia gemes dech…krn bbrp waktu yang lalu saya sampai pusing menolak keinginannya minta dibeliin kucing, duch nich anak ada2 aja permintaannya.
Tapi sampai saat ini, tidak saya kabulkan dan sbg gantinya yang dipajang hanya photo “Kucing Garfield”, krn dia termasuk alergian terhadap bulu, dll
Best regard,
Bintang
Tuti :
. Tapi hati-hati, nanti ada yang nantang berantem
Wah … hellow Ata, Mbak Linda mau lho dielus kayak Miu …
Ternyata Ghalib suka kucing to? Tapi kalau alergi bulu memang sebaiknya jangan memelihara binatang Mbak. Kecuali kalau alerginya sudah sembuh. Syukurlah Ghalib sudah cukup puas dengan foto Garfield saja
salam hangat,
waduh, jadi malu saya dipanggil “mas hery”
perkenalken, saya perempuan bu tuti
salam kenal ya bu
Tuti :
.
Haduh … saya lebih malu lagi, karena sok tahu panggil dengan sebutan ‘mas’
Salam kenal juga Jeng Hery
Saya dulu pecinta kucing, Bu…
Eyang buyut saya juga pecinta kucing dan demikian juga turun-turunannya.. tapi entah, sejak 2002, saya memelihara anjing dan saya jadi lebih dekat ke anjing ketimbang kucing…
Tuti :
Wah, ternyata dulu DV pecinta kucing to … miaooow …
Yah, kucing dan anjing memang jarang bisa akur. Soalnya mereka rebutan cinta dan perhatian majikannya. Dan rupanya anjing Donny yang menang
Mbak Tuti, aku suka banget sama kucing begitu juga anak2 dan suami


dan, dulu kami pernah punya kucing betina yang sungguh sangat cantik sekali ,
sampai kami namakan Madmoiselle Minyot ( sok gaya perancis)
saking baiknya, minyot ini gak pernah BAK atau BAB sembarangan, juga gak pernah mencuri, selalu minta izin dgn mengeong bila menginginkan sesuatu, lagi pula minyot cuma suka dgn makanannya sendiri, bukan makanan kita.
duuuuh, jadi kangen sama minyot …hiks
sekarang minyot udah gak ada, udah pergi selamanya menghadap yang menciptakannya
( jadi curhat deh tuh)
salam
Tuti :
. Majikannya pun bisa-bisa kalah anggun ya … hahaha …
Melihat perilakunya, panteslah kucing Bunda Lily diberi nama Mademoiselle Minyot, soalnya anggun seperti putri bangsawan Perancis
Kenapa nggak pelihara kucing lagi, Bunda? Minyot nggak punya keturunan kah? Di pet shop kan banyak kucing-kucing yang cantik, pasti tak kalah cantik dengan Mademoiselle
Semoga Minyot mendapat tempat yang sebaik-baiknya di sisi Tuhan ya Bunda … *ikut sedih*
salam,
[...] blogwalking banyak ide bisa didapat, kali ini dari tulisan mbak Tuti Nonka yang berkunjung ke pameran [...]
wahh…saya dan adik saya juga sangat suka kucing. tapi saya rasa adik saya yang paling berjasa melatih kucing saya–saya sih cuman suka mainin ajah :p . kucing saya kalo buang air pasti ke WC dan kalo udah malam pas mamah saya bilang “puss, ayo keluar. besok main lagi”, dengan nurut kucing saya keluar dari rumah n duduk di depan pintu dengan wajah memelas seperti puss in bootsnya shrek. lucuuu banget.
Tuti :
Wah … kucingnya Rag pinter banget ya, bisa pipis di wc …
Memang kalau dilatih dengan benar, kucing bisa menajdi binatang peliharaan yang sangt menyenangkan
Bunda Tuti, tau g….
Klo kucing sudah divaksin masih mungkin terserang Panleukopenia?
Kuncingku yg lama mati karena sakit itu…
kucing yg baru sudah divaksin, tapi 2 hari ini punya gejala sakit sama seperti kucing yang mati itu…
saya khawatir…