Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret 13th, 2008

Jangan salah, foto di atas bukan Van Gogh beneran, tapi pengamen yang menyaru sebagai Van Gogh di depan istana Koninklijk Paleis, Amsterdam. Bunga-bunga matahari yang diletakkan di dekat kaki itu adalah ‘trade mark’ Van Gogh.

Vincent Willem Van Gogh (30 Maret 1853 – 29 Juli 1890) adalah pelukis Belanda beraliran post impressionist yang karyanya dikenal di seluruh dunia. Beberapa karyanya yang sangat terkenal adalah “Sun Flower”, “Portrait of Dr. Gachet” dan “Potato Eaters”. Selama hidupnya, Van Gogh membuat 900 lukisan dan 1100 sketsa, sebagian besar dibuat pada sepuluh tahun terakhir hidupnya.

Foto diri Van Gogh (1887)

Van Gogh melewatkan masa mudanya dengan bekerja di sebuah perusahaan yang menjual benda-benda seni. Pada awalnya, ia melukis dengan warna-warna suram, hingga ia menemukan gaya impresionisme dan neo impresionisme di Paris. Sejak saat itu, ia melukis dengan warna-warna cerah, dalam coretan khas yang sangat mudah dikenali.

Sepanjang hidupnya, Van Gogh berpindah-pindah kota. Lahir di Breda, ia melewatkan masa remaja di London sebagai dealer benda-benda seni hingga tahun 1878. Selanjutnya ia pindah ke Borinage dan Brussel (Belgia) hingga tahun 1880. Dari Belgia, ia pindah lagi ke Etten, Drenthe dan The Hague, selanjutnya ia menetap di Nuenen pada tahun 1883 – 1885. Pada 26 Maret 1885 ayah Van Gogh meninggal, yang menggoreskan kesedihan mendalam bagi Van Gogh. Pada musim semi tahun itu, ia melukis “The Potato Eaters”, yang merupakan salah satu master piecenya.

The Potato Eaters (1885)

Dari Nuenen, Van Gogh pindah lagi ke Antwerpen, Paris, dan Arles. Di Arles lah Van Gogh melukis “Sun Flower”, yang selanjutnya menjadi karya abadi pengenal dirinya.

Sun Flower (1888 )

Van Gogh memiliki karakter temperamental. Ia bersahabat dekat dengan Paul Gauguin, seorang pelukis juga. Mereka sering melukis bersama. Namun suatu ketika, mereka berselisih, dan Gauguin pergi meninggalkan Van Gogh. Kesedihan karena perpisahan dengan Gauguin membuat Van Gogh memotong telinga kirinya. Sesudah itu ia mengalami gangguan kejiwaan, dan beberapa kali dirawat di rumah sakit.

Pada Mei 1890, Van Gogh menemui Dr. Paul Gachet di Paris. Kesan pertama Van Gogh terhadap dokternya ini adalah “Ia lebih sakit dari saya, atau setidaknya sama sakitnya dengan saya”. Van Gogh kemudian membuat dua lukisan Dr. Gachet. Lukisan ini jauh hari kemudian laku terjual seharga 82,5 juta dolar Amerika, oleh sorang pembeli yang merahasiakan jati dirinya.

“Portrait of Dr. Gachet” (1890)

Kondisi kejiwaan Van Gogh semakin buruk, hingga akhirnya ia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri pada tahun 1890. Selama bertahun-tahun, terjadi debat panjang tentang kondisi kejiwaan van Gogh dan pengaruhnya pada lukisan-lukisannya. Lebih dari 150 psikiater mencoba menjelaskan penyakitnya, menghasilkan sekitar 30 diagnosis yang berbeda. Diagnosis atas penyakit van Gogh mencakup schizophrenia, bipolar disorder, syphilis, keracunan cat, epilepsi, dan porphyria akut. Selain itu ia juga didiagnosis malnutrisi, kelebihan kerja, insomnia, dan kelebihan alkohol.

Van Gogh dimakamkan di Auvers-sur-Oise.

(Sumber : Wikipedia)

Read Full Post »

MANUSIA PATUNG 1 EURO ….

Sudah baca novel “Edensor” karya Andrea Hirata, kan? Ituu … novel ketiga dari tetra novelnya, setelah “Lasykar Pelangi”, dan “Sang Pemimpi” (“Maryamah Karpov” masih bersolek, jadi sampai sekarang belum terbit). Novel asyik yang menceritakan petualangan heboh Ikal dan Arai mengambil gelar master di Sorbonne dan berpetualang keliling Eropa sambil ngamen? Pastilah sudah baca ya …..

Di “Edensor”, Ikal dan Arai bertaruh melawan teman-teman kuliahnya di Sorbonne untuk menjelajah Eropa sambil ngamen. Dua bersaudara sepupu yang sama-sama sableng ini ngamen dengan menjadi manusia patung berbentuk ikan duyung. Mereka menjelajah negara-negara Eropa Barat sampai ke Eropa Timur, bahkan menyeberang sampai ke Afrika Utara!

Di Eropa, menjadi manusia patung adalah cara termudah untuk ngamen. Tidak ada pengemis yang duduk atau berkeliling sambil menadahkan kaleng untuk minta sedekah (apalagi dengan anggota tubuh yang dibalut seolah-olah luka, pura-pura lumpuh atau buta, jari kutung bekas penyakit lepra, atau menggendong bayi sewaan). Konon, pengemis yang minta-minta akan ditangkap polisi. Tapi dengan menjadi manusia patung, mereka dianggap sebagai artis yang bekerja, oleh karena itu direstui dan dihalalkan. Dan mereka memang bekerja, paling tidak mereka melakukan sesuatu, tidak sekedar menadahkan tangan.

(lebih…)

Read Full Post »