Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei 3rd, 2008

(foto  dari http://orthoinfo.aaos.org)

TAKUT BUNGKUK, MINUMLAH SUSU ….

“Mbok ya minum susu, nanti kamu osteoporosis lho!” begitu saya selalu ditakut-takuti oleh adik-adik saya. Waduh, minum susu? Meskipun enak dan bergizi, saya tidak begitu suka minum susu. Mungkin karena waktu kecil saya sudah kenyang ASI (saya diberi ASI sampai hampir umur 3 tahun), jadi sekarang saya sudah tidak tertarik lagi minum susu (meskipun bukan ASI …). Alih-alih minum susu, saya malah suka ngopi. Setiap pagi, sebelum melakukan aktivitas apa pun, saya selalu membakar semangat dengan secangkir Nescafe hangat. Padahal salah satu penyebab osteoporosis adalah terlalu banyak cafein …

Celakanya, iklan susu dengan kalsium tinggi untuk mencegah tulang rapuh begitu gencar ditayangkan di televisi. Berbagai merk susu berlomba menakut-nakuti orang yang malas minum susu. Bakal punggung bungkuk lah, bakal nggak kuat nggendong cucu lah, bakal menghabiskan hidup di kursi roda lah, bakal nggak bisa dansa lagi lah ….

Naaah, iklan yang terakhir ini sukses menteror saya. Lha wong saya suka dansa (meskipun dalam sepuluh langkah, salahnya duapuluh … he he … ). Maka saya pun membulatkan tekad untuk melakukan cek Ultrasound Bone Densitometry, untuk mengetahui apakah kepadatan tulang saya masih bagus atau sudah ada gejala keropos. Saya merasa berhak khawatir, karena menurut data dari internet yang sempat saya baca, satu dari tiga wanita dan satu dari lima pria di atas usia 50 tahun menderita osteoporosis. Saya memang belum 50 (masih jauuh … ), tapi membayangkan segala resiko rapuh tulang membuat nyali saya ciut. Jadi, apa salahnya mendapatkan diagnosa sejak dini?

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »