Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei 9th, 2008

NGATURAKEN SUGENG PAHARGYAN ….

Ini undangan manten yang lain dari yang lain. Selain kemasannya indah dan unik, juga agung berwibawa. Tak pelak, siapa pun yang menerima ulem-ulem dari Sri Sultan Hamengku Buwono X pasti merasa memperoleh kehormatan. Undangan daup GRAY Purbodiningrat (GRAj Nurkamnari Dewi) dan KRT Purbodiningrat (Yun Prasetyo, SE, MBA) ini berwarna cokelat dan kuning emas, dengan logo HB di sampul depan. Undangan berupa kotak tipis (tebal 1 cm) dengan tiga lekukan di dalamnya, berisi lembar undangan, dua buah pin berlogo HB dengan pita berbagai warna (tergantung jenis tamu, VIP atau umum), stiker untuk pengenal dan parkir mobil, kartu pengambilan souvenir, dan kartu makan untuk pengemudi. Undangan terdiri dari 3 lembar, masing- masing dalam bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarrokatuh. Kahiring sagunging kinormatan hangulemi rawuh Bapak, Ibu sarto panjenengan sarimbit saperlu mahargya penganten benjing ing dinten Jemuah Pahing, tanggal kaping 2 Jumadilawal, Jimawal 1941 kaleres 9 Mei 2008 wanci tabuh kaping 19.00 wekdal Indonesia kilenan, mapan wonten ing tratag Kagunganingsun Bangsal Kencono Cepuri Kraton Yogyakarta Hadiningrat.

Demikian sebagian bunyi ‘ulem-ulem’ yang tertulis dalam bahasa Jawa. Huruf yang dipakai tetap huruf latin, sebab kalau dipakai huruf Jawa ‘ho-no-co-ro-ko’, mungkin tidak banyak lagi orang yang bisa membacanya.

Kedua pengantin diapit oleh Sri Sultan HB X (bersurjan kembang-kembang), Permaisuri GKR Hemas, dan besan R.H. Djuwanto Hadi

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »