Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei 28th, 2008

Umbul Binangun, kolam utama untuk para putri

TAMAN TEMPAT RAJA MANDI, SEMEDI, DAN MENUJU ILLAHI

Tamansari adalah taman tempat Raja dan keluarganya tetirah. Tamansari mencakup komplek seluas 12 hektar yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1757. Arsitek bangunan ini berasal dari Portugis, sehingga nuansa Portugis terasa sangat kental pada bentuk bangunan, dipadu dengan relief Jawa yang terdapat pada hampir seluruh bagian. Aslinya, komplek ini dikelilingi oleh air. Raja menuju ke Tamansari dari Keraton dengan mendayung perahu melewati jembatan gantung yang terletak di depan gerbang istana, wilayah utara atau selatan Kemandungan.

Usia tua membuat banyak bagian dari bangunan yang dibuat tanpa semen ini rusak. Gempa besar yang terjadi beberapa kali dalam kurun waktu 250 tahun menyumbang kerusakan di banyak bagian. Renovasi telah dilakukan beberapa kali, terakhir pada tahun 2004 dengan bantuan dari Yayasan Calouste Gulbenkian Portugal. Ketika saya mengunjungi Tamansari pada Mei 2008, baru saja ditemukan situs baru di sebelah selatan pesanggrahan tempat bertapa Raja, yang sedang dalam proses ekskavasi dan renovasi.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

TOLONG HENTIKAN AIRMATAKU …

Jika Anda kagum melihat mata indah pada foto di atas, harap dicatat dengan huruf kapital, bahwa itu bukan mata saya (hehe …). Mata saya biasa-biasa saja, putih lonjong dengan bulatan hitam di tengah, dan jelas tak seindah mata entah siapa di atas.

Sejak beberapa minggu terakhir ini mata kanan saya agak bermasalah. Setiap bangun pagi terasa pedih, seperti ada sesuatu yang mengganjal, sehingga air mata jatuh bercucuran (padahal sungguh mati saya tidak sedang sedih). Kalau dilihat sih mata saya normal-normal saja, tidak merah atau bengkak, tidak blobok’en juga, tapi saya sungguh merana karena bercucuran air mata. Saya juga khawatir, kalau-kalau ini gejala penyakit mata serius seperti katarak atau glaukoma. Waduh …

Tidak terbayangkan bagaimana kalau saya kehilangan penglihatan karena terkena katarak atau glaukoma. Sebagian besar aktivitas hidup saya mempergunakan mata sebagai panca indera utama : menulis, membaca, nonton berita televisi, menikmati keindahan alam-seni-budaya. Bagaimana kalau penglihatan saya menjadi gelap dan saya tidak bisa melihat apa-apa? Astaghfirullah …

(lebih…)

Read Full Post »