Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September 9th, 2008

IIN, AAN, DAN DHANY

Saya memiliki 14 keponakan, 3 di antaranya yang paling akrab adalah Iin, Aan, dan Dhany. Ketiga keponakan ini paling akrab dengan saya bukan karena saya pilih kasih terhadap keponakan-keponakan lain, tetapi karena tempat tinggal kami berdekatan, dan yang lebih penting lagi, kami satu tim dalam jalan-jalan dan latihan dansa …. aha!

Iin (22 tahun) adalah mahasiswa Teknik Informatika UII semester tujuh. Adiknya, Aan (19 tahun) adalah mahasiswa Akademi Pariwisata Ambarukmo semester satu. Keduanya adalah anak kakak saya yang tinggal di Yogya. Dhany (22) adalah mahasiswa Elektronika Instrumen UGM semester tujuh. Dia adalah anak kakak saya yang tinggal di Cirebon, dan di Yogya dia bergabung dengan Iin dan Aan. Jadi, mereka bertiga adalah ‘trio bebek’ yang tinggal serumah dan sangat kompak. Jarak rumah mereka dengan rumah saya hanya 5 menit dengan kendaraan bermotor. Mereka memanggil saya ‘Bulik’, sebagaimana umumnya orang Jawa memanggil kepada adik orangtuanya

Dhany, Iin dan Aan, ‘trio bebek’ yang selalu siap ‘membebek’ kemanapun bulik-nya pergi

(lebih…)

Read Full Post »

The Greatest Love of All

CINTA YANG MEMBERI KEKUATAN

Lagu “The Greatest Love of All” ini menginspirasi saya tentang arti kekuatan cinta. Cinta kepada diri sendiri bukan dalam arti egoistik atau narsistik, tetapi mencintai diri sendiri untuk menemukan kekuatan diri, kemampuan berdiri di atas kaki sendiri, keberanian memutuskan apa yang terbaik bagi diri sendiri, menghargai diri sendiri, dan kemampuan memberikan cinta yang tak terbatas kepada orang lain karena kita sendiri adalah sumber cinta.

Mencintai diri sendiri berarti kita tidak melakukan sesuatu yang berakibat buruk bagi diri kita, tidak membiarkan diri kita menjadi jahat bagi orang lain. Menjadi sumber cinta berarti kita tidak menuntut cinta dari orang lain, tetapi selalu mencintai orang lain.

Banyak penyanyi tenar yang sudah membawakan lagu ini, antara lain George Benson dan Whitney Houston. Meskipun kedua penyanyi ini membawakannya dengan cara yang berbeda, masing-masing mampu membuat “The Greatest Love of All” begitu indah dan menyentuh.

THE GREATEST LOVE OF ALL

I believe the children are our are future
Teach them well and let them lead the way
Show them all the beauty they possess inside
Give them a sense of pride to make it easier
Let the children’s laughter remind us how we used to be

Everybody searching for a hero
People need someone to look up to
I never found anyone who fulfill my needs
A lonely place to be
So I learned to depend on me

Chorus:
I decided long ago, never to walk in anyone’s shadows
If I fail, if I succeed
At least I’ll live as I believe
No matter what they take from me
They can’t take away my dignity
Because the greatest love of all
Is happening to me
I found the greatest love of all
Inside of me
The greatest love of all
Is easy to achieve
Learning to love yourself
It is the greatest love of all

Chorus :
And if by chance, that special place
That you’ve been dreaming of
Leads you to a lonely place
Find your strength in love


George Benson


Whitney Houston

Find your strengt in love, friends …. it’s never end

Read Full Post »

ERATHOSTENES, DARI YUNANI KE ALEXANDRIA

Kita semua hidup di atas permukaan bumi, tapi tahukah kita berapa keliling bumi kita ini?

Ketika pertanyaan itu saya ajukan kepada mahasiswa semester I di kelas, sebagian besar hanya menatap saya dengan bengong (halah, mahasiswa kok bengong!). Beberapa bergumam tak pasti. Ketika saya tanyakan lagi, apakah mereka ingin tahu bagaimaa cara Erathostenes mengukur keliling bumi pada tahun 220 SM (Sebelum Masehi), serempak mereka menjawab “Mauuu!!” kayak anak TK ditawarin permen ….. aha!

Erathostenes adalah salah satu murid besar Archimedes (silahkan baca Archimedes, Eureka …!! , ini tulisan yang saya jamin menarik … hehe ). Erathostenes adalah orang yang serba bisa. Ia belajar segala hal mulai dari geografi sampai komedi.Dia juga menggambarkan tabel kronologis sejarah Yunani pertama tanpa memasukkan mitos apa pun (hal yang sangat langka, mengingat pada masa itu Yunani sangat kental dengan mitos dewa-dewa). Erathostenes menyatakan bahwa sejarah Yunani dimulai dengan kejatuhan Troya, yang dengan pasti ia hitung pada tahun 1184 SM (monggo baca Troy, Legenda Helen dan Kuda Troya , postingan ini sudah di-klik lebih dari 400 kali, artinya cukup menarik, gitu lho … halah!)

Skema bumi dan cara pengukuran keliling bumi oleh Erathostenes (warna bumi kok oranye ya … ?)

(lebih…)

Read Full Post »