Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September 16th, 2008

Otak Perempuan

INILAH BEDA SI UPIK DENGAN SI BUYUNG ….

“Jangan menangis, kayak anak perempuan” kalimat itu sering kita dengar jika seorang anak laki-laki mencucurkan air mata. Atau, “Aduh, jangan manjat pohon, kayak anak laki aja!” teguran itu akan terlontar jika seorang anak perempuan nangkring di pohon. Benarkah anak perempuan tukang nangis, dan anak laki-laki ahli mencuri mangga … eh, pintar memanjat pohon?

Mengapa anak perempuan suka main rumah-rumahan, dan anak laki-laki suka perang-perangan? Apakah karena orang tua memberikan boneka kepada anak perempuan, dan membelikan bedil untuk anak laki-laki?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan selama 20 tahun oleh Dr. Louann Brizendine, seorang dokter neuro-psikiatri, direktur¬† “Women’s and Teen Girls’ Mood and Hormone Clinic” di Amerika, perbedaan perilaku anak perempuan (dan perempuan dewasa) dengan anak laki-laki (dan laki-laki dewasa) semata-mata ditentukan oleh otak mereka yang memang berbeda. Sejak lahir, otak bayi perempuan sudah terstruktur sebagai otak perempuan yang didominasi oleh hormon estrogen, sedangkan otak bayi laki-laki dikuasai oleh hormon testosteron. Kedua hormon ini membuat otak perempuan dan otak laki-laki sungguh berbeda.

Anak-anak Madinah di depan Masjid Nabawi

(lebih…)

Read Full Post »