Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli 24th, 2009

ADA YANG BERMINAT?

Ketika bumi seakan runtuh dan langit terlihat gelap, ketika hati pedih dan hidup berkeping  karena hubungan dengan orang tercinta hancur berantakan, apa yang kita lakukan?

Banyak pilihan. Let’s see …

Menembak oknum pelaku yang menjadi sumber bencana dengan bazoka? Hmm … selamat menghabiskan sisa umur di sel penjara yang pengap dan berkawan dengan kecoa yang busuk. Bunuh diri nyemplung ke ember? Ah, itu mah lebay banget, emang bunuh diri enak. Mengurung diri di kamar dan membanjiri bantal dengan air mata? Uff, repot njemurnya, kalau nggak kering bantal bakal jamuran. Menyantap semua isi kulkas? Sono gih, kalau mau tubuh melembung jadi gajah.

Pergi jauh, berganti suasana baru, setidaknya sementara, tampaknya adalah pilihan yang masuk akal. Mengeksplor sesuatu yang baru akan memberikan pengalaman fisik maupun batin yang mengasyikkan, menguras energi dan emosi, sehingga segala kepedihan dan rasa putus asa akan terlupakan, enyah sejauh-jauhnya.

Lalu, di mana akan tinggal? Hotel adalah pilihan paling mudah. Tetapi … hotel yang bagus tarifnya mahal. Lagipula, hotel tidak memberikan tantangan eksplorasi emosional. Bagaimana kalau bertukar rumah dengan seseorang? Nah, itu benar-benar mengasyikkan. Rumah lebih memberikan keleluasaan gerak dibanding kamar hotel. Rumah juga memiliki ‘kepribadian’ dan mencerminkan personifikasi pemiliknya. Rumah adalah bangunan yang hidup dan memiliki jiwa.

Jadi, jika anda sedang patah hati, benci dengan semua yang ada di sekitar anda, ingin membunuh apa saja yang ada dalam jangkauan tangan anda, dan ingin otak kembali waras, cobalah bertukar rumah dengan seseorang. Seperti yang dilakukan oleh Amanda Woods (diperankan oleh Cameron Diaz) dan Iris Simpkins (diperankan oleh Kate Winslet) dalam film “The Holiday” ini …


IMG_1313

Amanda menemukan rumah Iris lewat internet, dan dua orang yang tidak saling kenal ini sepakat untuk bertukar rumah selama dua minggu

(lebih…)

Read Full Post »