Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘TMII’

ARSIPEL, ANJUNGAN, DAN KEONG EMAS

Ini adalah tulisan ke tiga (dan terakhir) dari serial ‘dolan ke TMII’. Sebenarnya saya hanya berniat menulis dua artikel saja, karena khawatir teman-teman sudah bosan. Tapi melihat sambutan penggemar yang gegap gempita (yeee … bohooong!), dan setelah minta pertimbangan kepada para pinisepuh serta tetua adat, akhirnya saya memutuskan untuk menulis satu artikel lagi. Lagi pula, bagian terpenting TMII, yaitu Arsipel, Anjungan Rumah Adat, dan Teater Imax Keong Emas justru belum saya tulis.

Miniatur Arsipel Indonesia adalah bangunan pokok TMII, berupa danau buatan dengan gugusan pulau-pulau yang membentuk Nusantara, dengan skala 1 : 10.000. Luas Arsipel mencapai 8,4 hektar. Danau ini kedalamannya hanya 0,6 meter di bagian tepi, dan 1,5 meter di bagian tengah, sehingga tidak bisa dipakai untuk bunuh diri (wong orang berdiri nggak kelelep). Meskipun demikian, kita bisa menjelajah dari pulau ke pulau dengan menaiki perahu angsa yang disediakan, seakan melayari lautan yang mengelilingi Indonesia. Di sekeliling danau terdapat jogging track sepanjang 2,5 km, dimana kita bisa berolah raga jalan kaki atau lari (kalau pengin banget, merangkak juga boleh, tapi jangan ngesot sebab bakal diprotes para suster … hihi)

Di ujung timur danau, diapit anjungan Maluku dan Sulawesi Selatan serta berhadapan dengan Istana Anak Indonesia, terdapat Plaza Arsipel. Plaza seluas 2 hektar ini mulai digunakan pada tahun 2007, berada di lokasi yang dulu adalah Taman Anggrek. Taman Anggrek sendiri dipindahkan menjadi Taman Bunga Keong Emas. Plaza Arsipel memiliki panggung berukuran 18 x 20 meter, tribun, tata suara, tata cahaya, dan bisa menampung 10.000 penonton. Kalau mau dipakai untuk ajang Pesta Blogger, pasti muat …


IMG_0681

Danau Arsipel Indonesia, dengan Plaza Arsipel dan Istana Anak Indonesia di sebelah timur.

IMG_0686

Sky Lift, atau kereta gantung, membentang dari ujung barat sampai ke ujung timur Arsipel.

Dari kereta gantung kita bisa melihat miniatur Nusantara berupa Arsipel Indonesia, juga bangunan-bangunan lain yang ada di dalam TMII. Pada kunjungan yang ke dua tahun 2003, saya sempat naik sky lift ini. Woow … indah sekali menyaksikan Arsipel dari atas. Tapi bagi yang takut ketinggian, sebaiknya menutup mata jika naik kereta gantung ini (lho, jadinya lihat apa dong?).

(lebih…)

Read Full Post »

MENJELAJAH MUSEUM DAN ISTANA DI TMII

Bicara tentang TMII, apa boleh buat, kita tak bisa melupakan Presiden Soeharto dan Ibu Tien. Beliau berdualah penggagas miniatur Indonesia ini, dan pada masa pemerintahan Pak Harto pula TMII terus diperkaya dengan berbagai fasilitas serta koleksi baru. Salah satunya adalah Museum Purna Bhakti Pertiwi, yang terletak di bagian paling depan, sebelum masuk ke gerbang utama.

Museum Purna Bhakti Pertiwi berisi koleksi cindera mata Presiden Soeharto selama pengabdian beliau sebagai Presiden RI. Museum ini diresmikan pada tanggal 23 Agustus 1993, bertepatan dengan ulang tahun ke 70 Ibu Tien (kelak pada ultah ke 70, saya meresmikan apa ya … hihi). Bangunan Museum PBP berbentuk tumpeng besar setinggi 45 meter dikelilingi sembilan tumpeng kecil, dengan luas total bangunan 25.095 meter persegi, berdiri di atas tanah seluas 19,7 hektar (data Wikipedia ).

Apa isi museum ini? Dengan segala permohonan maaf, saya terpaksa mengaku : tidak tahu, karena belum masuk ke dalam dan hanya memotret dari luar saja. Lain kali, kalau saya sudah masuk, saya pasti akan cerita (janji deh!). Sabar yaa … orang sabar kan disayang Tuhan. Atau, kalau ada di antara teman-teman yang sudah pernah masuk, share dong ceritanya kepada teman-teman yang lain. Honor? Ya’elaah … saya yang sudah nulis banyak aja nggak ada yang kasih honor, dan tetap bahagia ….


IMG_1138

Bangunan utama Museum PBP berbentuk satu tumpeng besar dikelilingi oleh banyak tumpeng kecil, simbol kemakmuran dan syukur dalam budaya Jawa

IMG_1139

Inovasi arsitektur bangunan yang unik, bentuk kubah dan segitiga a-simetris. Bangunan segitiga yang miring itu memang didesain demikian, bukan karena ambles setelah digoyang gempa …

Meskipun belum tahu isinya, keindahan dan keunikan bangunannya cukup menghibur dan menimbulkan rasa ingin tahu, kan?

Oke … lanjut ke museum lain yuuks!

(lebih…)

Read Full Post »

MAIN GIROSKOP  SAMPAI NAIK SEPUR

Wisata ke TMII? Orang Jakarta, bahkan mungkin juga anda yang tinggal nun jauh dari ibukota, akan spontan berkomentar ‘jaduuul… !’

Memang, Taman Mini Indonesia Indah yang terletak di Jakarta Timur ini sudah cukup sepuh. Gagasan pembangunan TMII dimunculkan oleh Ibu Tien Soeharto pada 13 Maret 1970. Meskipun gagasan untuk membuat sebuah miniatur Indonesia yang menghimpun seluruh kekayaan bangsa Indonesia itu sangat visioner, pada waktu itu pembangunan TMII mendapat tentangan keras dari mahasiswa dan masyarakat. Masalahnya, biaya pembangunan TMII luar biasa besar, padahal ketika itu ekonomi Indonesia sedang terpuruk, rakyat sulit memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun demikian gagasan tersebut terus mengkristal dan pembangunan fisik dimulai pada tahun 1972. TMII yang mencakup lahan seluas 150 hektar diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 April 1975.

Kini TMII sudah berusia 34 tahun. Setelah melewati sekian dasa warsa, terbukti TMII menjadi salah satu tujuan wisata yang diunggulkan dan paling banyak dikunjungi, dan menjadi ‘etalase’ kekayaan budaya Indonesia terlengkap.

Selain memiliki anjungan dari seluruh provinsi di Indonesia, di TMII juga terdapat berbagai museum serta pusat informasi. Meskipun sudah berusia tua, apa yang terdapat di TMII masih relevan untuk diketahui seluruh anak bangsa, dan menyajikan sangat banyak informasi yang bernilai pendidikan.

Yuk kita lihat dua edutainment yang ada disana : Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan Museum Transportasi.


IMG_1245

Halaman depan Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan land mark bola dunia (maap, ada yang numpang setor muka … )

IMG_1247

Monumen dengan gaya futuristik yang menarik, menyambut pengunjung di depan pintu masuk. Siapakah gerangan seniman pencipta karya indah ini?

IMG_1201

Bagian depan entrance, cerah ceria seperti taman bermain anak-anak.

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ini berisi lebih dari 250 alat peraga iptek interaktif. Woow! Tempat rekreasi edutainment yang sangat mengasyikkan. Apa saja sih isinya? Kita intip yuuuks … !


(lebih…)

Read Full Post »