Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2011

Ulang tahun selalu menjadi hari istimewa bagi siapapun juga. Bagaimana cara seseorang memperingati hari ulang tahunnya? Sudah pasti macam-macam. Pada umumnya dengan makan bersama, atau lebih meriah lagi dengan pesta. Tapi saya pernah menjumpai seseorang memperingati hari ulang tahunnya dengan cara yang sangat istimewa, yaitu dengan memberi kado kepada ibundanya. Mengapa justru ibu yang diberi kado? Ya, bukankah pada saat seseorang lahir, ibu adalah orang yang paling berjasa dan berjuang paling keras menghantarkan sang bayi hadir ke dunia? Wanita istimewa yang memiliki cara istimewa untuk merayakan ulang tahun ini adalahΒ Uni Icha , istri tercinta Uda Vizon.

Saya sendiri biasanya memperingati ulang tahun dengan cara sederhana : makan bersama orang-orang terdekat. Oh ya, ulang tahun saya adalah tanggal 10 Mei kemarin. Bagi teman-teman yang belum tahu, masih terbuka kesempatan untuk mengucapkan selamat dan mengirim doa loh …Β  (apalagi mengirim kado … hahaha πŸ˜› ).

Tahun ini, saya merasa sudah bukan waktunya lagi memperingati ulang tahun dengan bersenang-senang. Dengan semakin bertambahnya usia, saya ingin memperingati hari kelahiran dengan cara yang lebih ‘kontemplatif”, lebih berupa penghayatan rasa syukur atas hidup yang telah diberikan Allah SWT. Merefleksi kembali apa yang sudah saya lakukan bagi sesama. Ya iyalah, mosok sudah tambah tua kok masih tetap pecicilan πŸ˜›

Yang pertama-tama, saya menziarahi makam ayah dan bunda saya, orang-orang tercinta yang telah menjadi perpanjangan tangan Allah menghadirkan saya ke dunia.


Di sinilah ayah dan bunda saya beristirahat bersama …

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Rasanya bisnis Multi Level Marketing (MLM) bukan hal baru bagi kita. Sebagian di antara kita mungkin bahkan pernah menjalankannya. Ada yang sukses (selamat ya … πŸ™‚ ), tapi pasti banyak pula yang gagal (gak apa-apa, kegagalan adalah sukses yang tertunda, bukan? πŸ™‚ ).

Saya sendiri pernah berkali-kali ditawari bisnis MLM (antara lain Am**y, C*I, tapi belum pernah menjalankannya. Paling-paling menjadi konsumen beberapa produk tersebut, itupun karena nggak enak kepada kenalan atau saudara yang menawarkannya (dengan sedikit memaksa πŸ˜‰ ).

Kenapa saya kurang tertarik pada bisnis MLM?

Pertama, harga produk MLM biasanya ajubile mahalnya, bisa tiga-empat kali lipat dari produk sejenis yang dijual bebas di pasar. Mereka selalu mengatakan bahwa produk mereka luar biasa bagus, jauh lebih bagus dari semua produk yang sudah ada. Tapi siapa yang pernah menguji ke’luarbiasa’an produk tersebut? Saya kok lebih percaya pada produk perusahaan multinasional atau perusahaan nasional (misalnya Uni***er, Ind***od, dll.) yang sudah teruji di pasar selama puluhan tahun, sebab produk yang mampu bertahan lama di pasar bebas tentunya sudah teruji oleh masyarakat. Dan yang jelas, harganya lebih rasional … πŸ™‚


Beberapa produk MLM (gambar dipinjam dari sini)


(lebih…)

Read Full Post »