Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2010

Corpus Callosum

Catatan :

Artikel ini saya tulis berdasarkan apa yang saya saksikan secara pribadi, serta buku “Dahsyatnya Otak Tengah” yang ditulis Hartono Sangkanparan. Pada awalnya, saya percaya dengan apa yang saya lihat dan saya baca. Tapi saya tidak menutup pemikiran saya atas informasi-informasi baru, yang memang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para pembaca yang telah memberikan masukan dan tambahan informasi, yang melengkapi sekaligus memberikan balance pandangan tentang otak tengah.

Kepada pembaca yang baru menemukan tulisan ini, saya menganjurkan untuk membaca juga komentar-komentar pembaca lain yang memberikan informasi tambahan. Semoga bisa memberikan pencerahan bagi kita semua.

Salam …. 🙂


OTAK TENGAH, JEMBATAN NEURON OTAK

Beberapa waktu yang lalu saya jalan-jalan di Gramedia Semarang. Di lantai dua, banyak pengunjung mengerumuni tiga anak yang mengenakan kaos berwarna oranye. Mata ketiga anak ini ditutup dengan kain berwarna ungu. Yang menarik, dengan mata tertutup mereka bisa membaca nama yang tertera di KTP seorang pengunjung, bisa menebak warna baju yang dikenakan pengunjung yang lain, juga menemukan ponsel yang disembunyikan di suatu tempat. Mereka berlarian di antara rak-rak buku, dan tak sedikitpun menyenggol apalagi menabrak rak buku dan beda-benda lain. Wow … menakjubkan!


Seorang anak membaca nama yang tertera di KTP seorang pengunjung dengan mata tertutup

Ketiga anak ini sedang konsentrasi untuk menemukan dimana letak ponsel yang disembunyikan


Apakah mereka berada di bawah pengaruh hipnotis? Tidak. Atau dibantu kekuatan jin bin setan gundul? Tidak juga. Tapi bagaimana bisa dengan mata tertutup mereka melakukan hal-hal yang biasanya hanya bisa dikerjakan orang dengan mata terbuka?

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Jamur, Santapan Para dewa

Jika mendengar kata ‘jamur’, apa yang muncul dalam image Anda? Sesuatu di kulit yang perlu diobati dengan Kal**nax? Hiiiy … nggak deh. Pojok-pojok tempat lembab yang lama tidak dibersihkan? Weew …. tidaak! Atau lebih baik dari dua hal di atas, jaringan putih yang mengubah kedelai menjadi tempe? Bolehlah …

Jika itu image yang muncul dalam benak Anda, ada baiknya segera diganti dengan ini : sate yang bergelimang bumbu sedap, pepes yang pedas dan gurih, atau tongseng yang lezat menggoyang lidah.Yummy …..


Ya, jamur adalah jenis makanan sehat yang lezat, dan sekarang banyak digemari berbagai kalangan masyarakat. Sudah pernah mencicipi? Jika belum, silahkan coba. Strongly recommended!

(lebih…)

Read Full Post »

Hari-hari Yang Indah …

Sahabat, teman-teman, dan handai taulan ….

Saya mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada teman-teman yang merayakannya, dan kepada semua saja, mohon maaf lahir batin atas semua kesilapan dan kekhlilafan yang mungkin telah saya lakukan, baik dalam menulis artikel, menjawab komentar, maupun ketika meninggalkan komentar di blog teman-teman. Kalau sesudah hari ini bikin kesalahan lagi, mohon dimaafkan sekalian, namanya juga manusia … (halah, belum-belum sudah bon ma’af … 😀 )


Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin (foto : arlinov.blog)


Indah, namun lelah. Lelah, tapi indah. Itulah gambaran paling tepat untuk Hari Raya Idul Fitri.

Indah sudah pasti, karena untuk menyambut hari besar itu umat Muslim mempersiapkan segalanya secara istimewa. Pakaian baru, lengkap dengan sandal atau sepatu (ehm … tahun ini saya sudah berniat tidak akan membeli baju baru, tetapi ketika hampir semua departement store menggelar diskon besar-besaran, iman saya jebol … akhirnya beli baju dan sepatu juga 😀 ). Tidak hanya pakaian, rumah dan segala furniture pun diperbarui, minimal dipercantik atau dibersihkan. Kue-kue kering, yang pada hari-hari biasa tak pernah ada, menjelang lebaran memenuhi meja.

Lelah? Ya pastilah, karena setiap lebaran para asisten rumah tangga pun ingin menjadi tuan di rumah mereka sendiri. Maka sang nyonya yang pada hari-hari biasa bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk manicure dan pedicure, pada saat lebaran harus merelakan kuku-kuku mereka dimanicure dengan sabut pencuci piring 🙂  Punggung yang biasanya santai bersandar di sofa sambil membaca atau nonton teve, pada saat lebaran harus terbungkuk-bungkuk nyuci, nyapu, dan ngepel lantai … hihi 😛

(lebih…)

Read Full Post »

Berbagi Hati, Berbagi Harta

Jika Anda berlebih dalam harta, bagilah kesejahteraan Anda. Bila Anda hanya punya sedikit, berikanlah hati Anda. Tetapi entah banyak atau sedikit, berikanlah dengan cinta Anda (E. Crique)

Uang receh yang engkau jatuhkan ke dalam tangan-tangan rapuh yang terulur di hadapanmu adalah satu-satunya rantai emas yang mengikat hatimu yang mulia dengan hati Tuhan yang penuh cinta (Kahlil Gibran)



Ketika kita memberi dengan hati, siapakah sesungguhnya yang lebih berbahagia? Kita, atau orang yang menerima pemberian kita? Pasti dua-duanya. Memberi dengan hati akan membuat kita bersyukur, dan menerima pemberian yang diberikan dengan hati akan membuat sanubari penuh rasa terimakasih. Memberi kepada orang yang kita cintai, yang dekat dengan kita, adalah baik tapi biasa. Memberi kepada orang yang tidak kita kenal, tanpa perlu menyebutkan jati diri kita, itulah pemberian yang mulia. Tangan yang memberi seringkali dilukiskan dengan ‘tangan di atas’ dan tangan yang menerima digambarkan dengan ‘tangan di bawah’, padahal sesungguhnya tangan yang memberi tidak harus selalu berada di atas. Bukankah kita bisa memberi dengan tangan tengadah, dan mempersilahkan orang mengambilnya dari tangan kita? Dengan demikian tangan kita tidak berada di atas tangan penerima pemberian kita …


(lebih…)

Read Full Post »