Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juni, 2010

Lemak Nian Oooi … !

KETABRAK KAPAL SELAM …

Salam jumpa buat pelanggan (gratis) TV…. ๐Ÿ™‚

One question : apa yang muncul dalam benak Anda jika mendengar kata Palembang? Sriwijaya? Good, berarti Anda pemerhati sejarah dan orang-orang besar. Songket nan gemerlap? Owgh … Anda pecinta seni dan keindahan. Atau … empek-empek? Hwaaa …. ternyata Anda adalah raja … raja makan, maksudnya … ๐Ÿ˜€

Sahabat blogger yang menjadi tamu TV kali ini,ย Henny Rupita, adalah orang Palembang asli. Ia kenyang minum air sungai Musi dan makan kapal selam. Whaatt …??!! Kapal selam dimakan? Ya, sehari bahkan bisa dua – tiga biji, nggak bosan-bosan.

Nah, supaya Anda tidak mengira Henny adalah makhluk ajaib-mengerikan yang suka makan besi dan baja, TV mendapat kehormatan menampilkan resep-resep lezat asli Mama Henny, yang terdiri dari sanak-kerabat kapal selam. Ada otak-otak, celimpungan (bukan kelimpungan loh … ), model gendom, dan lain-lain. Semua resep sudah lulus uji dapur TV (hahah … padahal pemilik TV pelanggan katering, nggak pernah masak … ๐Ÿ˜€ ). Yang bener, semua jenis makanan yang ditampilkan di sini sudah lulus uji icip pemilik TV, karena bersamaan dengan mengirimkan artikel ini, Henny juga mengirimkan sekardus empek-empek, langsung terbang dari Palembang ke Yogya! Woow …. yummyy …

Pengen? Gampang. Tuliskan komen Anda untuk posting ini. Saya akan memilih satu komen paling heboh, dan Henny akan mengirimkan sekardus empek-empek asli dari Palembang. Swear. Ini janji Henny, bukan janji politisi, jadi percayalah!


Henny, mamanya si cantik Ping …

Hmm …. empek-empek Henny kayaknya sudah matang. Harum baunya semerbak memenuhi udara beranda saya. Oke Henny, daripada penonton ribut kalang kabut, silahkan disajikan empek-empeknya …

*bagi-bagi piring ke semua pengunjung TV*

…………………

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

TV no aikousha, ogenkidesuka? minna sama wa itsumo genki de arimasuyouni.

(halo apakabar para pemirsa TV yang setia, semoga semua sehat dan baik-baik saja..)

Ow-ow, apakah TV Indonesia sudah berkolaborasi dengan NHK Jepang? Bolehlah dianggap demikian, meskipun dalam hal ini hanya diwakili oleh dua presenternya, Tuti Nonka dan Imelda Miyashita … ๐Ÿ˜€

Kali ini Tutinonka’s Veranda menampilkan bintang tamu istimewa. Istimewa karena wanita cantik yang sudah belasan tahun berdomisili di negeri Sakura ini sangat aktif menulis di blognyaย ย Twilight Express . Hampir setiap hari ada posting baru muncul di TE, bahkan ada kalanya dalam satu hari ada lebih dari satu posting. Padahal Mbak Imel bekerja sebagai dosen, juga penerjemah, memiliki dua putra (Riku dan Kai) yang diasuh sendiri, dan tanpa asisten rumah tangga. Saya tak bisa membayangkan bagaimana manajemen waktu yang diterapkan Mbak Imel sehingga semua tugas itu bisa selesai, masih aktif ngeblog pula! Bener-bener wonder woman … *berdecak kagum*


Indonesia dan Jepang berkolaborasi

Saya tak berani berpanjang kata memberikan komentar, khawatir diteriaki pembaca yang ingin segera menikmati tulisan Mbak Imelda Miyashita Coutrier.

soredewa, nihon kara Miyashita Imeruda san ga nama chuukei wo douzo.

(baiklah langsung saja saya persilahkan untuk mbak Imelda Miyashita memulai liputannya langsung dari jepang..)

Haik! *membungkuk tujuh kali ala Jepang*

……………………………….

(lebih…)

Read Full Post »

Dear Friends …

Anda kenal Miriam Makeba? Wow … banyak banget yang mengangguk sambil tersenyum. Great, jadi Anda tahu siapa dia. Saya pernah mendengar namanya, tapi baru benar-benar tertarik pada kisah hidup Makeba ketika beberapa hari yang lalu membaca tentang wanita hebat ini di koran.

Ya, wanita yang dilahirkan dengan nama Zenzile Miriam Makeba pada 4 Maret 1932 di Johannesburg ini memang luar biasa. Ia mendapat julukan “Mama Afrika”, ibunda bangsa Afrika. Apakah ia yang melahirkan ratusan juta kepala orang Afrika? Tentu saja tidak. Memangnya Miriam mesin giling?ย  Miriam Makeba dijuluki “Mama Afrika” karena ia berjuang bukan saja untuk wanita Afrika, tetapi untuk seluruh bangsa Afrika dari penindasan politik apartheid.

Kata-katanya menggetarkan : “You strike the woman and you strike the rock”. Jika Anda membentur perempuan, Anda membentur karang. Ya, perempuan-perempuan Afrika adalah sosok yang kuat, tegar, dan akan melawan jika diperlakukan dengan tidak adil.


Miriam Makeba, “Mama Afrika”

Tetapi, batu karang yang bernama Miriam Makeba adalah seorang penyanyi bersuara emas. Ia gemar mendendangkan lagu “Soleram”, yang kita kenal sebagai lagu daerah Riau. Ia melantunkan lagu-lagu jazz yang diramu dengan lagu-lagu tradisional Afrika Selatan. Ia keliling dunia, melantunkan suaranya yang merdu, dan pada saat bersamaan menggemakan semangat perlawanan terhadap politik rasialis, penindasan manusia atas manusia. Perjuangannya membuat pemerintah Afrika Selatan berang dan mencabut kewarganegaraannya. Miriam menjadi seorang stateless, tak memiliki kewarganegaraan. Ia berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain, tak bisa pulang ke tanah air yang sangat dicintainya.

Wanita yang gagah berani itu wafat pada 10 November 2008 di usia 76 tahun. Ia terkena serangan jantung sesudah tampil di sebuah konser di Castel Volturno, Italia, dan dimakamkan di sana. Jauh, sangat jauh dari tanah kelahirannya, Afrika Selatan …


………….


Tak semua perempuan sekuat dan sehebat Miriam Makeba, tetapi sangat banyak perempuan yang dalam kesederhanaannya berjuang dengan caranya masing-masing. Tak penting dalam skala apa mereka berbuat, yang jelas mereka telah melakukan sesuatu, dan kita harus menghargainya.


Krismariana, Oni sang suami, dan orang lewat yang numpang mejeng …

Krismariana , salah seorang sahabat blogger, menuliskan pengamatannya yang jeli atas wanita-wanita pejuang ini. Kris seorang editor berpengalaman, sehingga tutur bahasanya sudah pasti rapi jali. Ia juga seorang yang memiliki mata hati, sehingga mampu melihat apa yang tersembunyi di balik ilusi …

Your time, Kris …

*undur diri dan menghidupkan spot light beranda untuk Kris*

………………………..

(lebih…)

Read Full Post »

Congratulation!

TV BANJIR HADIAH …. !

Bukan hanya Jakarta yang bisa dilanda banjir, Tutinonka’s Veranda juga bisa banjir …! Dan banjirnya dijamin nggak bikin orang minggir. Banjir hadiah gitu looh … meskipun belum ketahuan hadiahnya apa. Yang jelas bukan air bah pembawa musibah …

Ada delapan teman blogger yang dengan suka cita akan saya persembahi bingkisan hati (‘persembahi’? bener nggak sih kosa katanya? kayaknya belum pernah denger deh … ๐Ÿ˜€ ). Betul, bingkisan hati, karena saya persembahkan dengan sepenuh hati dan ampela saya (ayam ‘kali … ๐Ÿ˜‰ย  )

Siapakah mereka? Layar panggung, tariiik ….. !


Ceileeh … kecemetenye! Mene teheeen …

Anak muda ganteng yang senyumnya maut ini, siapa lagi kalau bukan Septarius E. Lestiant (nama aslinya masih dirahasiakan, menunggu saat yang tepat untuk dibuka ke publik ๐Ÿ˜€ ). Chef yang jago masakan Perancis dan Itali ini selalu mengajak kita tersenyum di blognya,ย Senyum Septa . Ata saya paksa menerima hadiah karena tertangkap tangan menjadi komentator TV ke 6666.


Selanjutnya, lima teman berikut ini adalah para pemenang lomba menulis memoar “Me And Mom” yang diprakarsai olehย Elindasari. Untuk menjaga keamanan dan keselamatan Dewan Juri dari protes peserta yang tidak menang, sekaligus mencegah terjadinya ‘uang terimakasih’ yang tak halal dari pemenang lomba, maka nama, alamat, dan nomor telepon seribu anggota Dewan Juri dirahasiakan sampai waktu yang tidak bisa ditentukan.

Urut-urutan nama berikut disusun semata-mata berdasarkan abjad, bukan peringkat juara, karena kelimanya adalah juara kembar yang lahir bareng melalui operasi bedah caesar.


Arman Tjandra Widjaja , pria kelahiran Surabaya ini sekarang tinggal di Los Angeles bersama istri dan seorang putranya. Mengaku sebagai ahli hitung-hitungan tapi kerja di bidang komputer-komputeran (bukan komputer beneran dong …. ๐Ÿ˜‰ย  ). Kisahnya tentang sang mami yang ditulis dengan menggebu-gebu sekaligus sarat dengan cinta yang lembut membuat Dewan Juri takluk dan ikhlas menyerahkan hadiah kepadanya …


Ayik Karyadi, bunga yang mekar semerbak di lereng gunung Lawu ini bangga dengan statusnya sebagai FTM (Full Time Mother). Ibu dari Karin dan Aisz ini sudah berabad-abad mabuk berat dengan jejaring FB, alias FBholic. Sambil tidurpun Mbakayu ini bisa nytatus loh. Tapi TV nggak punya hubungan diplomatik dengan FB, jadi seribu orang anggota Dewan Juri memutuskan Mbak Ayik sebagai salah satu pemenang setelah membaca puisi Mbak Ayik, yang membuat mereka baku hantam rebutan tissue untuk mengusap air mata …


Bundadontworry , mantan pramugari sebuah maskapai penerbangan nasional terbesar di Indonesia, ibu dua putra yang punya hobi menulis, membaca dan memasak (waw …. saya bisa langganan katering dong Bun? ๐Ÿ™‚ ). Kenangan Bunda Lily terhadap kesantunan ibundanya meluluhkan hati Dewan Juri, hingga seribu orang anggota Dewan Juri secara aklamasi menghaturkan hadiah kepada beliau.


Delia , gadis manis dari Batam ini baru saja berulang tahun yang ke 25 tanggal 8 Juni kemarin. Peminat bidang Ekonomi dan Psikologi yang sekarang menetap di negara jiran ini sukses membuat Dewan Juri mengacungkan empat jempol (jempol tangan dan jempol kaki) membaca kisah dukungan ibundanya yang penuh cinta dan kepercayaan, yang tidak khawatir putrinya sekolah tinggi meskipun berisiko ‘jauh jodoh’. Alhamdulillah, studi Delia lancar, calon pendampingpun sudah siap melamar … ๐Ÿ™‚


Retie , penyuka warna biru dan merah, menggemar musik yang hobi membaca dan memasak (juga seorang istri yang sangat berbahagia). Ia sungguh beruntung karena memiliki dua ibu yang mencintai dia dan adik-adiknya dengan tulus ikhlas, yang ia cintai pula dengan sama tulusnya. Dewan Juri sepakat menyewa truk bak terbuka dan berbondong-bondong mengantarkan hadiah kepadanya …


Nah, dua teman yang lain memenangkan hadiah karena sukses menebak yang mana ibu kandung saya dalam foto.ย  Masing-masing dengan reasoning yang mengagumkan, yang membuat Dewan Juri bengong dan tak mampu membantah sepatah katapun. Inilah kedua wanita cerdas itu …


Clara , gadis hutan … eh, maksudnya gadis keturunan Batak yang lahir di pedalaman hutan Kalimantan ini sukaaa …. sekali kepada anjing. Pernah sampai memiliki 5 anjing sekaligus, meskipun sekarang tinggal 1 ekor yang enjoy tinggal bersamanya (nama anjingnya memangย  Enjoy … ๐Ÿ˜€ ). Tapi untuk pasangan hidup, jangan khawatir Clara tetap memilih dari jenis manusia. Denger-denger, Clara bekerja di BMKG (kantor apaan tuh Cla?)


Henny Rupita , ibunda putri cantik bernama Ping ini tinggal di Lubuk Linggau (hayo … silahkan tebak, di provinsi mana itu?). Pemilik toko boneka dan pernah-pernik yang serba indah ini mendandani blognya dengan cantik molek. Hobi membaca dan menulis, sudah pasti. Takut naik pesawat, tapi pernah bela-belain datang jauh-jauh dari Lubuk Linggau untuk menemui saya di Yogya (ge-er deh … ๐Ÿ˜€ย  )


Bagi teman-teman yang fotonya saya pajang di atas (moga-moga tambah ngetop … ๐Ÿ˜€ ) dipersilahkan untuk mengirimkan alamat yang mudah dicapai oleh kurir atau pos (artinya tidak di pucuk pohon atau di dasar sungaiย  … ) ke alamat email saya, atau lewat message di Facebook. Mudah-mudahan saya tidak lupa untuk membukanya … ๐Ÿ˜€

Bagi teman-teman yang belum berhasil menggondol hadiah, nggak usah sedih sampe nangis di pojokan, apalagi nekat cari baygon ke warung di ujung jalan. Percayalah, ibunda gak akan marah kok. Bilang aja, Dewan Jurinya baru terserang virus linglung …

Congratulation! Selamat!


Read Full Post »

Dear All …

Libur panjang berkaitan dengan Hari Raya Waisak minggu lalu sudah lewat. Indahkah liburan Anda? Bahagia? Senang? Puas? Capek? Duit abis? Aah …. yang terakhir mah gampang. Kerja lagi, ngumpulin duit lagi, habisin lagi liburan mendatang … ๐Ÿ˜€

Long weekend kemarin saya tak ke mana-mana. Gak usah ke mana-mana, wong rumah saya sendiri adalah surga (haiyah … omongan orang yang gak bisa liburan karena dikejar dead line ๐Ÿ˜ฆ ). Tapi saya, dan juga Anda semua, akan ikut Mbak Enny liburan ke Bali melalui laporan perjalanan yang beliau tulis untuk TV.

Nggak salah kalauย Mbak Enny disebut sebagai Ibu Blogger Indonesia. Pembaca blog beliau berjibun, dan blog yang bahkan nggak punya nama (dan nggak pernah ganti header … weks! ๐Ÿ˜€ ) ini pernah masuk dalam 100 blog terbaik Indonesia. Sungguh suatu kehormatan bagi saya, Mbak Enny Dyah Ratna alias Bu Edratna berkenan menjadi tamu di TV. Ini tak lain dan tak bukan pasti karena beliau adalah sahabat yang menyayangi saya (jiahaha … ge-er buk ๐Ÿ˜€ )


Wow, sama-sama merah! Foto awal 2009, ketika saya masih gemuk (sekarang mah nggak gemuk, tapi bulleet … ๐Ÿ˜€ )

Monggo Mbak Enny, silahkan dimulai dongengnya ….

*gelar tikar, duduk selonjor sambil kipas-kipas*

………………………

(lebih…)

Read Full Post »